fbpx
BeritaSulsel

Rakor Identifikasi Barang Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan, Beras di Wajo Dalam Kondisi Aman dan Terkendali

Wakil Bupati Wajo hadiri Rakor Identifikasi barang kebutuhan pokok menjelang puasa dan idulfitri 1440H/2019H.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Kementrian Perdagangan diwakili oleh Inspektur wilayah satu , Kepala Perum Bulog Divre Sul – SelBar , Bupati / Walikota se- Sulawesi Selatan, BUMN, Forkompinda Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, ST, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan menunjukkan harga yang stabil saat ini.

“Alhamdulillah semua terkendali dengan ditandai harga bahan pokok stabil saat ini, kami juga sudah menginstruksi pelaporan terkait pelaporan keadaan harga terkini melalui website Disdag Provinsi.” Ungkapnya.

Yang dilaporkan terkait persiapan harga, stok bahan, sudah dibentuk tim satgas yang tugasnya memantau harga dan menyampaikan setiap harinya yakni pada jam 10.00 pagi.

Ketika stok ada terjadi harga anomali, maka akan dilakukan intervensi dengan bekerjasama dengan aparatur penegak hukum.

“Harapan saya agar tidak melakukan anomali harga sehingga keadaan harga normal tidak meresahkan masyarakat. Kita akan dibuatkan aturan khusus pengusaha besar dan pengusaha kecil sehingga tidak saling menjatuhkan. Koordinasi upaya kita bagaimana dapat mengontrol keadaan harga yang stabil.” Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan mengakhir sambutannya.

Kemudian Menteri Perdagangan yang diwakili Inspektur Wilayah Satu dalam sambutannya menyampaikan bahwa menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, meningkatkan ekspor dan menjaga neraca perdagangan, membangun dan merevitalisasi pasar rakyat. Tahun ini 1037 pasar akan dibangun.

Hal ini didukung beberapa langkah Kemendag dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok antara lain penguatan regulasi, penatalaksanaan, Pemantauan dan pengawasan upaya khusus.

Dalam kegiatan ini Kepala Perum Bulog Divre Sul-Selbar, Mansyur juga menyampaikan posisi persediaan Bulog Provinsi, dimana stok beras 14 ribu ton tersebar di Kabupaten / Kota, estimasikan stok 113 ribu ton diakhir bulan ini. Jadi untuk sekarang beras ini aman 40 bulan, selama 3 tahun stok terjaga, ketika terjadi gejolak harga Bulog siap membantu keadaan tersebut.

“Tugas kami Menjaga harga petani agar tidak anjlok, menjaga harga konsumen tidak mahal.” Mansyur mengakhiri harapannya.

Setiap Kabupaten dalam kegiatan ini menyampaikan laporam terkait kondisi sembako saat ini menjelang puasa dan Idul Fitri 1440 H / 2019 .

Penggilingan ditempatkan sebagai pilot proyek di Wajo, ungkap Wakil Gubernur diselah jalannya rakor.

“Dalam laporannya kondisi Wajo saat ini menjelang puasa dan idul Fitri 1440 H / 2019 secara umum aman dan terkendali, beras Wajo juga singgah di Sidrap.” tegas Wakil Bupati Wajo di forum rapat koordinasi.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close