fbpx
BeritaWajo

Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-39, Ini Harapan Bupati Wajo

Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-39 tingkat Nasional tahun 2019 diselenggarakan di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara pada tanggal 2-5 November 2019, dengan tema “Tindakan kita adalah masa depan kita, pola pangan sehat untuk Zero Hunger 2030”.

Hari Pangan Sedunia (World Food Day) diperingati tanggal 16 Oktober pada setiap tahunnya sejak tahun 1981, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan masyarakat dunia terhadap kelaparan dan kekurangan gizi di dunia, termasuk Indonesia, yang merupakan kalender penting dalam PBB beserta negara-negara anggota FAO.

Hari Pangan Sedunia (HPS) pada tahun ini menyerukan tindakan lintas sektor untuk membuat pola pangan yang sehat dan berkelanjutan dapat diakses dan terjangkau bagi semua orang.

Didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Wajo, Hj. Sitti Maryam,S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Wajo, Drs. A. Pameneri, M.Si, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kab. Wajo, Ir. Muh. Ashar, M.Si, Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos, M.Si, berikan perhatian khusus terhadap sektor pangan terkait dengan targer Indonesia Limbung Pangan Dunia 2045, yang juga selaras dengan visi misi Bupati Wajo, Pammase (Pemerintah Amanah Menuju Wajo Maju dan Sejahtera).

“Dengan program kerja pertanian terpadu, Sistem Pertanian Terpadu (Integrated Farmyng System), merupakan sistem pertanian terpadu yang menggabungkan kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan ilmu lain yang terkait dengan pertanian dalam satu lahan”, jelas Bupati Wajo.

Bupati Wajo berharap hal ini dapat menjadi salah satu solusi bagi peningkatan produktivitas lahan, program pembangunan dan konservasi lingkungan serta pengembangan desa secara terpadu.

“Kebutuhan jangka pendek, menengah dan panjang petani berupa pangan, sandang dan papan akan tercukupi dengan sistem pertanian ini”, ungkap Bupati Wajo.

Selanjutnya Bapak Bupati Wajo juga mengunjungi stand Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan yang menampilkan aneka ragam olahan pangan spesifik lokal dari 23 kabupaten se-Sulawesi Selatan.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kabupaten Wajo menampilkan olahan pangan lokal dari pisang berupa dempo, kripik, stik ubi jalat ungu, kripik ubi kayu, kerupuk rumput laut, aneka olahan kue khas Wajo serta teh bunga buah naga.

 

Editor : Ria Azzahra

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close