fbpx
Wajo
Trending

Musrenbang Kec.Pitumpanua , Bupati Wajo Akan Jadikan Masjid Sentral Pembangunan Ummat.

Musrenbang Tingkat Kecamatan Pitumpanua dipadati Masyarakat

Pemerintah Kecamatan Pitumpanua mengadakan Musrenbang Tingkat Kecamatan , selasa 26 Februari 2019 di selenggarakan di Halaman Rumah Jabatan Camat Pitumpanua.

Hadir dikesempatan musrenbang ini Bupati Wajo, Sekretaris Daerah Kab.Wajo, Anggota DPRD Kab. Wajo, OPD Kabupaten Wajo, Lurah ,Kepala Desa se Kecamatan Pitumpanua Tokoh Masayarakat, Tokoh Agama, Muspika Kecamatan Pitumpanua, Tenaga Kesehatan, Tenaga Pendidik dan perwakilam masyarakat di tiap desa dan Kelurahan di Pitumpanua.

Sambutan penerimaan dari Camat Pitumpanua Andi Mamu, S.STP., M.Si mengatakan selamat datang kepada rombongan musrenbang di Pitumpanua dan sebagaimana kita tahu jumlah penduduk 50.551 jiwa, dan terbesar ke dua di Kabupaten Wajo, dia juga mengatakan bahwa fungsi pemerintahan yaitu pelayanan , pembangunan dan pemberdayaan .

Sebagaimana kita tahu administrasi KTP sekarang sudah dicetak di Pitumpanua dan kalau harapan kami kalau bisa dibukanya akses pelayanan terpadu, utamanya perizinan di Kecamatan Pitumpanua , jalan antar desa butuh pembenahan , Pariwisata di Bangsalae buat Grand Design untuk ditata untuk sektor pariwisata, dan 80 persen masyarakat butuh Infrastruktur karna belum maksimal, dan supaya armada sampah ditambahkan Camat Pitumpanua menutup harapannya.

Selanjutnya Pembacaan Program terealisasi Tahun 2019 di Kecamatan Pitumpanua berkisar 15.853.002.000, oleh Bappeda Kabupaten Wajo, dilanjutkan acara penyerahan Sertifikat Sehat Nelayan dari Bupati Wajo ke Perwakilan Nelayan dari Ale silurunge, Benteng, Kompang dan Bulete.

Bupati Wajo Dr.H. Amran Mahmud, S.Sos., M.
Si dalam sambutannya mengatakan Musrenbang ini menjadi ajang atau tempat untuk memulai merencanakan rencana rencana besar 5 tahun kedepan , kita ramu rencana kita kedepan 5 tahun kedepan sehingga 2020 bisa maksimal.

Sehingga program bisa tercover di Visi dan Misi kami, begitu banyak Rencana kita untuk mendorong secara fisik, mendorong ekonomi masyarakat, kearifan lokal, agama yang menjadi pekerjaan besar kedepan , satukan energi untuk mendorong akselerasi, percepat layanan ke masyarakat kita , layanan ke masyarakat kita dekatkan . Kami punya program oto dotoro sehingga masyarakat kita yang perlu ditolong dapat cepat terselamatkan .

Benahi Bangsalae untuk sektor pariwisata, supaya ada kunjungan dari daerah lainnya dan ini bisa menggerakkan perekonomian kita, Danau Tempe kita kembalikan Iconnya yang nantinya akan menjadi Kunjungan wisata , kita bangun wisata kota, wisata religi dan sekaligus wisata pendidikan, Tata pasar pitumpanua kalau bisa jadikan pasar harian supaya bisa mudah dibersihkan , sampahnya dikelola dengan baik.

Tahun 2020 saya harapkan sudah tidak ada lagi TPA , sampah nanti kita olah untuk menghasilkan uang, Tim persampahan kita bina disetiap desa dan mengutus perwakilan ke BLK untuk kita bina. Dan Insya Allah kita jadikan Wajo jadi Icon Wajo Mapacing, dan setiap mesjid nantinya diharapkan selama 4 minggu agar pendakwah membahas tentang kebersihan.

Akan dibentuk yayasan ummat untuk mensuport program gemantik jangan berpatokan pada APBD, aktifkan OPD dan aktifkan pilar pilar yang ada, saya akan lebih banyak nantinya berada di Mesjid jadi tidak usah mencari saya di Rumah Jabatan dan Kantor Daerah , jadi sesering mungkin nanti akan selalu ketemu di Mesjid , saya akan jadikan Mesjid jadi sentral Pembangunan ummat dan membina generasi generasi kita. Benahi pembangunan karakter anak kita di Mesjid utamanya TPA, MDA dan Tahfizul Quran.

Insya Allah Pitumpanua akan kita harapkan menjadi gerbang perekonomian sehingga tangkapan ikan nelayan kita bisa langsung ekspor, maksimalkan tol lautnya untuk mengirim ternak ternak kita, sehingga kita bisa menjadi importir daging di Indonesia, kita akan datangkan dari UGM untuk melatih peternak kita.

Diakhir sambutannya Dr.H. Amran Mahmud ,S.Sos., MSi mengatakan sinergikan 3 pilar yaitu Pemerintahan melayani dengan hati masyarakat kita kuncinya Cepat, Mudah dan Murah selanjutnya Masyarakatnya jangan ada lagi terkotak kotak , walaupun berbeda tetapi tetap saling menghormati dan Hal terakhir Buka seluas luasnya Dunia usaha banyak yang bisa dikerjakan Bupati Wajo Menutup sambutannya.

Dan acara dilanjutkan dengan Tanya Jawab masyarakat Pitumpanua dengan Bupati Wajo, dan masyarakat Pitumpanua antusias untuk memberikan pernyataan dan hal hal yang menjadi harapan dan keinginannya di Musrenbang ini.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close