fbpx
PendidikanWajo

Mengantar Anak Menjadi Budaya Setiap Masuk Tahun Ajaran Baru, Ini Tanggapan Kepala SDN 213 Lapongkoda

Memasuki tahun ajaran baru 2019/2020 yang jatuh pada hari Senin, 15 Juli 2019, ribuan orangtua/wali siswa kelas satu di berbagai daerah di Indonesia berbondong-bondong mengantarkan anaknya ke sekolah.

Hal itu merupakan tindak lanjut dari surat edaran yang dikeluarkan Kemendikbud Nomor 4 tahun 2016 tentang Hari Pertama Sekolah (HPS) yang masih diberlakukan hingga sekarang. Adapun isinya berupa himbauan untuk mengajak orangtua mengantarkan anaknya di hari pertama.

Imbauan antar anak ke sekolah di hari pertama tersebut, pertama kali dicanangkan oleh Anies Baswedan saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  pada 2016 lalu, hal serupa pun masih diterapakannya saat memimpin Jakarta seperti sekarang ini.

Tahun ini Anies yang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta juga mengeluarkan surat edaran soal kelonggaran waktu masuk kerja bagi para PNS yang mengantar anaknya di hari pertama sekolah lewat Surat Edaran Nomor 54/SE/2019 tentang izin mengantarkan anak sekolah pada hari pertama.

Anies menekankan bahwa hal ini harus bisa menjadi momentum bertemunya orang tua dengan para guru untuk berinteraksi dan juga hari pertama sekolah bisa menjadi kesempatan menjalin komitmen bersama dalam mengawal pendidikan anak selama setahun ke depan. Lebih jauh, hal tersebut juga bertujuan meningkatkan kepedulian dan keterlibatan publik dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah

Fenomena orangtua mengantarkan anaknya pada hari pertama sekolah di Kabupaten Wajo sendiri terlihat hampir di semua SD yang ada di Wajo,  tak terkecuali di SD Negeri 213 Lapongkoda,  Kec. Tempe. Memasuki hari ketiga sekolah, Rabu 17 Juli 2019, masih terlihat puluhan orangtua yang mengantar bahkan menemani anaknya sampai jam pulang sekolah.

Menurut Kepala Sekolah SD Negeri 213 Lapongkoda, Indo Bengnga S.Pd,  setiap tahunnya memang sudah seperti ini orangtua selalu mengantar anaknya di hari pertama sekolah bahkan sudah menjadi tradisi.

“Setiap tahunnya selalu ada surat dari provinsi bahkan kemarin LPMP Sulawesi Selatan meminta kami untuk memutarkan lagunya, tapi untuk tahun ini surat edarannya tidak kami keluarkan karena saya tahu tanpa ada surat edaran pun orangtua sudah sadar pentingnya mengantar anak di hari pertama sekolah,” ujarnya.

Indo Bennga S.Pd menambahkan, di SD Negeri 213 Lapongkoda ia memberikan kesempatan bagi orangtua siswa selama 3 hari untuk mengantarkan anaknya ke sekolah.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close