fbpx
NasionalOlahraga

Kejanggalan di Laga Vs Bali United , Persija diatur Jadi Juara Liga1 ?

Gojek Liga1 Pekan Ke-33

Keputusan wasit Jumadi Effendi dalam laga Bali United vs Persija Jakarta menimbulkan tanda tanya besar dikalangan pecinta sepakbola nasional.

Wasit menyudahi pertandingan di menit 104 tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu ataupun memberikan kejelasan tambahan waktu. Laga yang dihelat di Stadion I Wayang Dipta Gianyar, pada Minggu, (2/12/2018) itu memang sempat dihentikan beberapa kali akibat flare yang dinyalakan supporter tuan rumah. Di babak kedua pertandingan dhentikan sebanyak 2 kali yaitu pada menit 63 – 76, dan menit 94 – 104.

“Peluit FT ditiup wasit Jumadi Effendi pada menit 104, sehingga 104 – 23 (total waktu yang dihentikan) = 80. Jadi sebenarnya pertandingan baru berlangsung selama 80 menit bukan 90 menit” ucap Niswar Kullah, salah satu pendukung PSM Makassar yang juga menonton langsung pertandingan tersebut melalui layar televisi.

“Entah kenapa wasit mengakhiri pertandingan ? apa karena Andritany cedera atau memang pertandingan sudah tidak dapat dilanjutkan kembali, Sungguh membingunkan sepertinya Persija memang sudah diatur untuk menjadi juara” tambahnya.

Disisi lain dikutip oleh Goal Indonesia, wasit Jumadi Effendi menegaskan telah bekerja sesuai aturan. Jumadi megatakan, ia berpedoman pada Law of Game FIFA pasal 5 tentang wasit. Menurutnya, wasit memilki kuasa penuh atas jalannya pertandingan, termasuk menghentikannya bila terjadi insiden yang bisa menggangu jalannya laga.

Jumadi menambahkan, ia terpaksa menghentikan laga beberapa kali akibat cerawat yang disulut penonton. Di sejumlah negara, penyalaan cerawat membuat sejumlah laga dihentikan. Bahkan di Australia, klub bisa mendapat sanksi pengurangan poin.
terkait dengan waktu tambahan yang tidak diangkat wasit keempat, Jumadi menjelaskan, hal itu sudah sesuai prosedur di laga yang tidak normal. Meski sudah dihentikan lebih dari tiga kali, supporter tetap menyalakan flare jadi saya menghentikan pertandingan di menit ke-104. Tidak ada tambahan waktu, karena situasi stadion tidak kondusif,terus berulang kejadiaanya.

Sementara itu Legenda timnas Indonesia yang juga merupakan Kapten tim Persija Jakarta, Ismed Sofyan enggan menanggapi tuduhan-tuduhan soal pengaturan skor yang merudung Persija. “Jadi itu seperti Anjing menggongong saja tidak perlu ditanggapi, karena ada pihak tertentu yang tidak ingin kita juara” pungkasnya.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close