fbpx
PendidikanSulsel
Trending

Citra Koperasi Mahasiswa Sebagai Badan Usaha

Samata,Gowa-Sejak lahirnya koperasi pasca kemerdekaan, koperasi dianggap sebagai salah satu kekuatan ekonomi yang ada dimasyarakat. System kemandirian yang diterapkan serta pengembangan sumber daya anggota dalam bidang kewiraausahaan membuat koperasi menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat yang bergabung didalamnya.

Ada banyak macam jenis koperasi salah satunya yang muncul di kalangan mahasiswa yang biasa disebut dengan kopma (koperasi mahasiswa) yang menjadi penggerak ekonomi dikalangan masyarakat kampus sekaligus wadah untuk memperluas wawasan, melatih mental, dan meningkatkan pemahaman dalam belajar berwirausaha bagi anggota yang tergabung di koperasi tersebut dengan berlandaskan asas kekeluargaan sehingga koperasi mahasiswa bisa tetap eksis di kampus.

Sebagai lembaga mahasiswa yang mewadahi di bidang kewirausahaan, koperasi mahasiswa memiliki citra yang sangat baik, Menurut salah satu pakar ekonomi oleh bapak Siradjuddin mengungkapkan bahwa “Hadirnya koperasi mahasiswa dimasyarakat kampus membawa hal positif dan merupakan ide yang bagus karena kita bisa belajar berwirausaha, dan bagaimana belajar menjalankan suatu bisnis. Beberapa lembaga yang rekomendet adalah kopma dan sangat bagus untuk konteks mahasiswa pasca lulus itu bisa dijadikan acuan untuk berwirausaha. Kopma hadir bukan Cuma sebagai wadah untuk berwirausaha tetapi juga alat untuk meraih keuntungan melalui simpanan yang kemudian mendapat sisa hasil usaha”.

Pendapat lain mengatakan “adanya koperasi mahasiswa semakin membawa dampak yang baik bagi pembentukan entrepreneur muda yang kreatif, dari proses prmbentukan ini mereka dilatih untuk bagaimana mengasah keterampilan sehingga anggota bisa lebih jeli dalam memanfaatkan peluang yang ada, dan dari bekal itulah mereka bisa menghasilkan suatu produk usaha yang menguntungkan bahkan anggota juga bisa membuat lapangan pekerjaannya sendiri”. Ungkap Anugrah Fujianti.

Banyaknya usaha kreatif yang berkembang dikalangan mahasiswa membuat banyak perubahan besar bagi mahaasiswa yang memiliki suatu produk usaha, hal ini menyebabkan omset dari suatu koperasi semakin meningkat dari kisaran 50 persen bisa meningkat hingga 70 persen dengan penghasilah yang menguntungkan, tak terlepas dari peran pengurus koperasi yang bekerja keras di bidang pengelolaan anggota.

“Dengan demikian koperasi dianggap sebagai soko guru perekonomian, yang kemudian menjadi solusi bagi pembangunan ekonomi di masyarakat tak terlepas dari badan hukum sebagai kekuatan pendukung yang melindungi sehingga koperasi mahasiswa bisa melakukan segala kegiatan positif yang mengangkat citra bagi kopma itu sendiri, baik itu kegiatan ektra maupun intra kampus”. Tutur Safri Baharuddin sebagai sekjen kopindo wilayah sulsel.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close